Edukasi - Kesehatan

Apakah Keju Cottage Sehat?

Makanan tinggi protein ini telah menjadi favorit di media sosial dalam beberapa tahun terakhir, tetapi apakah ini sesuatu yang sebaiknya Anda konsumsi secara rutin?

Keju Cottage telah menjadi sorotan dalam beberapa tahun terakhir, berkat kelebihannya yang serbaguna, praktis, dan kandungan protein yang tinggi. Dan permintaan akan produk ini terus meningkat. Perusahaan riset pasar Circana melaporkan lonjakan penjualan keju cottage sebesar 20 persen dari Juni 2024 hingga Juni 2025. Lonjakan popularitas ini, yang sebagian besar disebabkan oleh tren media sosial, bahkan membuat beberapa rak toko kehabisan stok. Namun, apakah keju cottage sehat dan apakah ini makanan yang sebaiknya Anda konsumsi secara rutin?

Apa Itu Keju Cottage?

Keju cottage adalah keju lembut dan segar dengan rasa lembut, creamy, dan tekstur yang padat. Untuk membuatnya, asam ditambahkan ke susu tanpa lemak, rendah lemak (1 atau 2 persen), atau susu utuh. Ini memisahkan dadih susu dari whey-nya. Setelah dadih terbentuk, dadih tersebut dibilas dan mungkin ditambahkan garam. Dadih inilah yang memberikan keju cottage tekstur unik yang berbutir-butir. Keju cottage dijual dalam varian dadih kecil dan besar.

90 persen warga Amerika tidak memenuhi rekomendasi Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) untuk mengonsumsi tiga porsi produk susu per hari, tetapi keju cottage dapat membantu memenuhi kebutuhan ini. Satu porsi setengah cangkir keju cottage rendah lemak (dua persen) tanpa rasa menyediakan sekitar 90 kalori, 2,5 gram lemak total, lima gram karbohidrat, dan 12 gram protein. Keju ini juga mengandung vitamin B12, riboflavin, fosfor, kalium, dan kalsium. Nutrisi seperti kalsium dan kalium juga termasuk nutrisi yang sering kurang, jadi menambahkan keju cottage ke dalam menu harian Anda dapat membantu mengisi kekurangan nutrisi tersebut.

Saat membandingkan kalori dan lemak antara keju cottage tanpa lemak dan keju cottage berlemak penuh (empat persen), perbedaannya tidak terlalu signifikan. Perbedaan kalori antara keju cottage tanpa lemak dan berlemak penuh sekitar 30, sementara perbedaan lemaknya sekitar dua gram.

Keju cottage mengandung sekitar 40 hingga 70 persen lebih sedikit kalsium per porsi (sekitar 70 hingga 125 miligram) dibandingkan dengan keju lain seperti Cheddar (200 miligram kalsium per porsi) atau mozzarella rendah lemak; hal ini karena sebagian kalsium hilang saat whey dibuang. Keju cottage juga cenderung memiliki kandungan natrium yang lebih tinggi (sekitar 400 miligram, tetapi dapat bervariasi antar merek), jadi pastikan untuk memeriksa label nutrisi setiap produk atau cari keju cottage tanpa garam jika natrium menjadi perhatian.

Apa Manfaat Kesehatan Keju Cottage?

Mengonsumsi keju cottage sebagai bagian dari diet sehat dan seimbang dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan. Mulai dari mendukung otot yang sehat hingga pengelolaan berat badan, makanan ini bahkan lebih sehat daripada yang Anda kira.

Dapat Membangun dan Memelihara Tulang yang Sehat

Dari masa kanak-kanak hingga usia lanjut, nutrisi dalam keju cottage (kalsium, fosfor, kalium, magnesium, dan lainnya) memainkan peran penting dalam membangun dan memelihara tulang yang sehat sepanjang hidup. Nutrisi ini juga terkait dengan pemeliharaan tulang secara keseluruhan dan risiko patah tulang yang lebih rendah selama proses penuaan.

Dapat Membantu Membangun dan Memelihara Otot yang Sehat

Protein berkualitas tinggi yang terdapat dalam keju cottage membantu membangun, memperbaiki, dan memulihkan jaringan otot. Seperti kalsium, protein juga membantu memperkuat dan melindungi tulang Anda. Karena protein whey dalam keju cottage dihilangkan selama proses pengolahan, keju cottage terdiri dari sekitar 80% protein casein. Jenis protein ini bermanfaat untuk pemulihan otot selama tidur; karena kasein dicerna secara perlahan, ia menyediakan pasokan asam amino secara bertahap selama Anda tidur, yang dapat membantu mendukung pertumbuhan otot.

Dapat Membantu Mengontrol Gula Darah

Keju cottage polos mengandung sekitar lima gram karbohidrat per porsi dan tanpa tambahan gula, menjadikannya pilihan yang bijak bagi orang yang perlu memantau gula darah mereka (seperti penderita diabetes). Selain itu, kandungan protein yang tinggi dalam keju cottage memperlambat pencernaan dan membantu mengontrol gula darah sambil mencegah lonjakan gula.

Dapat Membantu Pengelolaan Berat Badan

Kandungan protein tinggi dalam keju cottage dapat membuat Anda merasa kenyang dan puas lebih lama, yang secara tidak langsung dapat membantu penurunan berat badan. Selain itu, protein casein dalam keju cottage dapat membantu mengontrol nafsu makan dan mengarah pada pengelolaan berat badan yang lebih baik seiring waktu

Dapat Membantu Meningkatkan Kesehatan Usus

Saat keju cottage diproduksi, bakteri sering ditambahkan ke susu sebagai bagian dari proses pengentalan. Bakteri baik yang berfungsi sebagai kultur hidup dan aktif serta berperan dalam probiotik dapat membantu menyeimbangkan mikrobioma usus Anda dan melindunginya dari bakteri berbahaya. Tidak semua keju cottage mengandung bakteri baik, jadi periksa label untuk “kultur hidup dan aktif” atau bakteri spesifik yang tercantum dalam daftar bahan.

Intinya: Keju cottage adalah salah satu tren media sosial yang layak mendapat apresiasi. Keju ini menyediakan nutrisi esensial yang dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan ketika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang dan sehat.

Baca juga artikel: Celta Vigo vs Osasuna: 3 Poin Krusial Bagi Tuan Rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *