Jika Anda ingin menambahkan kilau ke meja makan, berikut hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelum menaburkan glitter atau bubuk luster di atas hidangan Anda.
Saatnya kilau! Kapan pun waktunya, Anda tak perlu jauh-jauh mencari hidangan penutup atau minuman (atau bahkan stoples acar) yang dihiasi glitter berkilau yang dapat dimakan atau debu luster yang menghipnotis. Bahan-bahan ini memang menambah tampilan istimewa pada resep Anda, tetapi apakah benar-benar aman untuk dimakan? Berikut panduan sederhana tentang cara menambahkan kilau yang aman ke kreasi Anda.
Beberapa bahan berkilau yang paling populer antara lain glitter yang dapat dimakan dan bubuk luster berkilau. Bahan-bahan kosmetik ini dapat digunakan untuk menghias tepi gelas, menambahkan sentuhan psikedelik pada koktail dan minuman lainnya, mempercantik kue, atau menambahkan kilau dingin pada permen dan frosting. Puluhan bubuk cantik tersedia daring, di toko kerajinan dan toko roti dalam kemasan tabung kecil dan kemasan sekali pakai. Aksesori berkilau ini hadir dalam beragam warna dan tingkat warna-warni; kebanyakan tanpa rasa, tetapi beberapa merek menawarkan pilihan rasa yang terbatas.
Banyak glitter dan bubuk paling populer terbuat dari pigmen pearlescent berbahan dasar mika, bersama dengan berbagai pewarna buatan, dan terkadang sedikit dekstrosa (sejenis gula). Kandungan kalorinya minimal karena porsi umumnya sangat kecil. Pigmen pearlescent berbahan dasar mika telah dinyatakan aman untuk digunakan dalam makanan dan minuman oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) jika diproduksi sesuai pedoman dan digunakan dalam jumlah yang tepat.
Warna produk-produk ini sangat kuat, sehingga sedikit saja sudah memberikan hasil. Seperti pewarna makanan lainnya, penggunaannya harus dilakukan secara hemat agar rasa dan tampilan tetap seimbang.
Namun, di balik kemeriahan pesta, zat aditif berkilau ini telah menyebabkan kerusakan, sebagian besar disebabkan oleh kesalahan konsumen. Dalam video informatif ini, FDA memperingatkan bahwa meskipun dekorasi berlabel “tidak beracun” bukan berarti harus dimakan. Produk harus diberi label khusus “dapat dimakan” untuk digunakan dalam makanan dan minuman. Menurut pusat kendali racun nasional, beberapa kasus keracunan timbal, tembaga, dan logam berat lainnya telah terjadi ketika anak-anak mengonsumsi dekorasi pada makanan panggang yang tidak dibuat untuk dikonsumsi. Gejalanya dapat berkisar dari sakit perut ringan hingga masalah neurologis dan kerusakan organ. Sebaiknya tanyakan kepada toko dan toko roti tentang bahan-bahan yang digunakan dalam dekorasi mereka.
Intinya: Menambahkan sedikit kilau pada camilan Anda memang aman, tetapi pilihlah bahan-bahannya dengan cermat. Hindari penggunaan produk bertanda “tidak beracun” dan pilihlah hanya glitter dan bubuk yang “dapat dimakan”. Sedikit saja sudah cukup, jadi gunakanlah secukupnya.
Baca juga artikel: Duel Panas di Camp Nou: Barcelona Hadapi Tantangan Atletico Madrid



