kepiting
Edukasi - Produk

Apa Itu Kepiting Tiruan (Kani)?

Kami membahas apa yang terkandung dalam daging kepiting imitasi, cara pembuatannya, dan cara menggunakannya.

Apa Itu Daging Kepiting Imitasi?

Daging kepiting imitasi adalah produk olahan yang terbuat dari pasta ikan putih yang dihancurkan dan diberi rasa agar mirip dengan daging kepiting. Daging kepiting imitasi juga diberi pewarna oranye pada permukaannya agar menyerupai daging kepiting segar yang dimasak.

Apa Itu Kani?

Kani berarti kepiting dalam bahasa Jepang. “Orang Jepang secara historis mengonsumsi kepiting salju yang ditangkap di Laut Jepang. Musimnya berlangsung dari November hingga Maret,” kata Matsumoto. “Kepiting segar (kani) telah ditangkap dan digunakan sebagai bahan untuk rol sushi, serta ditemukan dalam hidangan nabe atau hot pot, baik sebagai pelengkap dengan seafood lain, atau hanya direbus dan dimakan sendiri.”

Di Jepang, daging kepiting imitasi disebut kanikama. Di AS, sering disebut hanya sebagai kani. Daging kepiting imitasi adalah bahan utama dalam sushi gulung California, bersama dengan alpukat dan mentimun, dan digunakan sebagai pengganti kepiting dalam masakan Jepang.

Apa yang Ada dalam Daging Kepiting Palsu?

Daging kepiting palsu terbuat dari surimi, yaitu pasta halus yang terbuat dari ikan haddock, tepung, garam, dan putih telur. Daging kepiting palsu juga diberi pewarna oranye di bagian luarnya agar menyerupai kepiting. “Surimi terdapat dalam produk Jepang serupa seperti kamaboko (kue ikan kukus di atas papan kayu) atau varian kue ikan lain yang dibentuk menjadi bentuk persegi panjang dan lingkaran, dan digunakan untuk berbagai hidangan pendamping,” kata Matsumoto. “Kanikama dibuat dengan cara yang sama menggunakan surimi, tetapi alih-alih dibentuk menjadi loaf, mereka dibuat menjadi batang lingkaran yang bertekstur serat agar dapat diparut menjadi ‘daging kepiting.’ Ukurannya serupa dengan keju benang.”

Masak dengan Daging Kepiting Tiruan

Sushi: Buat rol sushi California dengan menumpuk alpukat, mentimun, dan batang daging kepiting tiruan bersama nasi dan rumput laut. Atau cincang daging kepiting tiruan dan campur dengan mayones dan cabai untuk membuat salad kepiting tiruan yang dapat ditambahkan ke rol atau sebagai dasar chirashi sushi, seperti California Roll Bowls ini.

Salad: Daging kepiting imitasi dapat diolah menjadi Kani Salad, di mana daging kepiting diparut dan dicampur dengan wortel dan mentimun yang diiris tipis, mayones, dan disajikan dengan saus berbasis mayones, nasi, dan cuka anggur. Kani juga dapat digunakan sebagai topping untuk salad.

Keripik & Saus: Daging kepiting imitasi juga dapat dipotong dan dicampur ke dalam saus kepiting panggang, atau dipisahkan dan digoreng menjadi keripik, seperti dalam resep Crab Stick Crackers with Crab Dip ini.

Crab Roll: Variasi dari lobster roll klasik Cape Cod dengan menambahkan kepiting imitasi, seperti pada Lemony “Crab” Rolls dengan Mesclun Salad dan Old Bay Potato Chips.

Apakah Kepiting Imitasi Baik untuk Kesehatan?

Kepiting imitasi adalah makanan olahan dengan nilai gizi yang terbatas. “Daging kepiting imitasi bukanlah makanan yang bernilai gizi tinggi; itu bukan makanan utuh dan diolah sebagai pengganti kepiting segar,” kata Matsumoto. “Meskipun diolah dengan garam, tepung, dan perasa buatan, itu bukan sesuatu yang dikonsumsi dalam jumlah besar, jadi selama tidak dilarang secara khusus untuk mengonsumsi ikan olahan, itu tidak necessarily buruk untuk kesehatan asalkan dikonsumsi dalam jumlah wajar.”

Bagaimana Cara Membuat Daging Kepiting Imitasi?

Kepiting imitasi dibuat dengan mengolah ikan putih, tepung, garam, putih telur, dan perasa menjadi pasta, lalu dikukus menjadi bentuk bulat atau batang. Permukaan luarnya diwarnai oranye untuk menyerupai kepiting segar yang dimasak.

Baca juga artikel: Manchester City vs Brentford: Ujian Konsistensi The Citizens di Etihad

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *