wasabi
Edukasi - Produk - Resep

Apa Itu Wasabi? Kenali Rasa dan Asal-usulnya

Selain itu, bagaimana cara mengetahui apakah wasabi yang Anda makan adalah tiruan.

Apa Itu Wasabi?

Wasabi, yang juga dikenal sebagai lobak Jepang, adalah tanaman yang termasuk dalam keluarga Brassicaceae. Banyak orang menganggap wasabi sebagai akar tanaman, namun sebenarnya wasabi adalah rhizome, yaitu batang akar yang berdaging dan terletak di bawah tanah, berada di antara daun dan akar tipis tanaman wasabi. Rhizome ini diparut dan disajikan segar. Di Jepang, wasabi parut merupakan bumbu populer yang biasanya dinikmati bersama sashimi dan sushi, disertai saus kedelai untuk celupan.

Dari Mana Asal Wasabi?

Wasabi terutama ditanam di prefektur Shizuoka, Nagano, dan Shimane di Jepang. Wasabi ditanam di aliran sungai atau ladang basah di lembah pegunungan. Orang Jepang menganggap daerah penanaman wasabi memiliki air paling murni karena wasabi hanya tumbuh di tempat dengan kualitas air yang tinggi. Wasabi membutuhkan waktu satu setengah hingga tiga tahun untuk panen, tergantung cara penanamannya. Wasabi dapat dipanen sepanjang tahun, tetapi mencapai puncaknya dari November hingga Februari, saat rasanya paling kuat. Bunga tanaman wasabi juga dapat dimakan dan biasanya dijual dari Januari hingga Maret di Jepang.

Di luar Jepang, wasabi ditanam di beberapa bagian China, Taiwan, Korea, Selandia Baru, dan di beberapa bagian Amerika Utara, termasuk Pantai Oregon dan bagian Pegunungan Blue Ridge di North Carolina dan Tennessee.

Apa Itu Wasabi?

Yamashita menjelaskan bahwa wasabi segar lebih beraroma daripada wasabi imitasi dan juga kurang pedas dibandingkan varian imitasi. Di toko-toko kelontong Jepang, berbagai merek wasabi imitasi dijual, yang biasanya dikemas dalam tabung. Wasabi bubuk juga tersedia di sini, yang terbuat dari lobak pedas yang diolah dan pewarna makanan hijau. Tanaman wasabi segar tersedia di toko-toko kelontong Jepang, tetapi tidak sepopuler wasabi imitasi dan harganya jauh lebih mahal. Wasabi yang sudah diparut tidak tersedia; setelah diparut, wasabi sangat mudah busuk dan rasanya berkurang.

Bagaimana Rasa Wasabi?

Wasabi biasanya digambarkan sebagai pedas dengan rasa pedas seperti lobak pedas atau mustard pedas. Namun, bagian-bagian berbeda dari wasabi memiliki rasa yang berbeda. Bagian atas (dekat daun) berwarna hijau cerah dan mengandung lebih banyak air daripada bagian bawah; bagian ini cenderung lebih beraroma daripada pedas. Bagian bawah berwarna pucat, hampir putih-hijau; bagian ini kurang beraroma tetapi lebih pedas. Bagian tengah wasabi seimbang antara rasa dan kepedasan. Di Jepang, beberapa koki sushi menggerus bagian atas dan bawah wasabi segar dan mencampurkannya untuk menyeimbangkan rasa.

Seberapa Pedas Wasabi?

Wasabi terasa pedas, tetapi tidak sepedas cabai. Cabai merangsang lidah, sedangkan wasabi merangsang hidung. Hal ini karena kepedasan cabai berasal dari kandungan capsaicin-nya, sedangkan kepedasan wasabi berasal dari senyawa kimia bernama allyl isothiocyanate (senyawa ini juga yang membuat mustard, lobak, dan kubis terasa pedas). Saat Anda mengonsumsi wasabi, sensasi yang dirasakan adalah ledakan panas yang membersihkan hidung dan cepat menghilang. Karena wasabi tidak mengandung capsaicin, ia tidak dapat dibandingkan dengan cabai menggunakan skala Scoville sebagai ukuran. Wasabi memiliki kepedasan yang unik, tetapi lobak pedas atau mustard pedas adalah yang paling mirip.

Wasabi adalah rimpang wasabi yang diparut. Pasta wasabi siap pakai, yang juga dikenal sebagai wasabi imitasi, adalah yang dijual di toko-toko dan menu restoran di Amerika Serikat. Untuk meniru rasa dan warna wasabi, pasta wasabi siap pakai biasanya mengandung lobak pedas, bubuk mustard, dan pewarna makanan hijau.

Wasabi Asli vs Wasabi Imitasi

Perbedaan utama antara wasabi asli dan wasabi imitasi adalah jenis tanaman yang digunakan. Wasabi segar diparut dari tanaman wasabi asli. Wasabi imitasi adalah pasta yang terbuat dari lobak yang diolah, ditambah bubuk mustard, pewarna makanan hijau, dan bahan tambahan lainnya. Wasabi imitasi lebih mudah ditemukan di AS daripada wasabi segar dan dapat dibeli di sebagian besar toko kelontong, pasar Asia, dan daring. Wasabi asli dan segar dapat dibeli melalui pengecer daring khusus.

Apakah Wasabi Baik untuk Kesehatan?

Yamashita melaporkan bahwa di Jepang kuno, para bangsawan dan Shogun mengonsumsi wasabi karena sifat antibakterinya untuk membantu mencegah keracunan makanan. Wasabi juga digunakan sebagai pengawet untuk mencegah makanan busuk. Hari ini, ilmu pengetahuan membenarkan bahwa wasabi kaya akan sifat antibakteri, namun klaim bahwa wasabi dapat mencegah keracunan makanan belum terbukti secara ilmiah. Wasabi diyakini memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu mengurangi risiko stroke, serangan jantung, dan kanker, meskipun klaim-klaim ini memerlukan penelitian ilmiah lebih lanjut untuk diverifikasi.

Baca juga artikel: Bologna vs Juventus: Ujian Berat Si Nyonya Tua di Laga Krusial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *