buah dan sayur
Edukasi - Tips & Trik

3 Kesalahan Umum Saat Membersihkan Buah dan Sayur

Berikut cara melakukannya dengan benar.

Buah dan sayur sangat penting untuk pola makan sehat, tetapi mereka juga tumbuh di dalam dan di sekitar tanah, sehingga membersihkannya dengan benar sebelum dimakan penting untuk keamanan pangan. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan membersihkan produk dengan benar? Berikut beberapa kesalahan umum yang mungkin Anda lakukan, dan bagaimana seharusnya Anda mencuci buah dan sayur.

Kesalahan: Menggunakan Semprotan Produk atau Sabun untuk Membersihkan Buah dan Sayur

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) dan FoodSafety.gov (situs web pemerintah federal yang dikelola oleh Departemen Kesehatan & Layanan Kemanusiaan AS), mencuci buah dan sayur dengan sabun, deterjen, atau cairan pembersih produk komersial tidak disarankan. Residu sabun atau deterjen dapat menempel pada produk. FDA belum mengevaluasi keamanan residu yang tertinggal dari sabun dan deterjen jika tertelan. Selain itu, tidak disarankan untuk menggunakan larutan pemutih atau produk disinfektan lainnya pada buah dan sayur.

Kesalahan: Membersihkan Produk yang Sudah Dicuci

Banyak buah dan sayuran yang sudah dipotong, dikantongi, atau dikemas sudah dicuci dan siap dimakan. Hal ini akan tertulis pada kemasan dan Anda dapat menggunakan isinya tanpa perlu dicuci lagi — pedoman yang digunakan di fasilitas pengemasan sangat ketat. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) tidak menyarankan untuk mencuci kembali produk yang sudah “dicuci” di rumah. Jika Anda mencuci produk tersebut, Anda justru memiliki peluang lebih besar untuk mencemarinya dari wastafel Anda sendiri.

Kesalahan: Menggunakan Pemutih yang Diencerkan untuk Membasmi Kuman pada Produk Segar

Pemutih dapat membunuh mikroorganisme berbahaya, tetapi tidak boleh ditelan. Menurut FoodSafety.gov, menggunakan pemutih atau deterjen untuk membersihkan buah dan sayuran dapat membuat Anda sakit jika tertelan bahan kimianya. Membilas buah dan sayuran segar sebelum dimakan selalu penting, tetapi produk tersebut berpori, sehingga sabun dan disinfektan lainnya dapat terserap olehnya meskipun telah dibilas hingga bersih.

Cara Mencuci Produk Anda dengan Benar

Kemitraan untuk Pendidikan Keamanan Pangan merekomendasikan pembersihan produk dengan benar dengan membilasnya secara perlahan di bawah air dingin yang mengalir.

CDC memberikan detail lebih lanjut tentang mencuci produk segar. CDC merekomendasikan untuk membersihkan buah dan sayuran sebelum dimakan, dipotong, atau dimasak, kecuali pada kemasannya disebutkan bahwa produk tersebut telah dicuci sebelumnya (seperti bayam baby yang telah dicuci tiga kali). CDC juga menyarankan untuk memotong bagian yang rusak atau memar sebelum dimasak atau dimakan. Untuk mengeringkan buah dan sayuran, gunakan tisu dapur bersih.

Jika Anda mengolah sayuran seperti bayam, selada, atau sayuran berdaun hijau lainnya yang mungkin banyak kotorannya, masukkan sayuran ke dalam mangkuk besar berisi air dingin, aduk-aduk untuk menghilangkan kotorannya, angkat, dan tiriskan dengan saringan. Pastikan untuk tidak membuang air kotoran kembali ke makanan; coba letakkan saringan di dalam mangkuk agar Anda dapat dengan mudah mengangkat daunnya. Jika masih ada kotoran yang tersisa pada makanan, ulangi prosesnya.

Apakah Anda Perlu Menggosok Buah dan Sayuran?

Menurut Kemitraan untuk Pendidikan Keamanan Pangan, jika produk Anda memiliki bagian luar yang keras, seperti melon atau nanas, gunakan sikat berbulu kaku yang bersih di bawah air mengalir untuk membersihkan kotoran yang mungkin ada di lekukannya. CDC juga menyarankan untuk menggosok produk dengan bagian luar yang keras di bawah air mengalir meskipun Anda tidak akan memakan kulitnya karena kotoran atau kuman pada kulit dapat masuk ke dalam buah dan sayuran saat Anda memotongnya.

Baca juga artikel: Newcastle vs Manchester City: Mampukah Pertahanan The Magpies Meredam Haaland?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *